3 Budaya Korea Selatan yang Masih Bertahan Hingga Saat Ini
Budaya Korea Selatan – Korea Selatan adalah tujuan populer untuk hiburan global dan selalu populer di kalangan wisatawan.
Namun ketika berbicara tentang Korea Selatan, Korea lebih bermartabat dan unik secara budaya.
Budaya kontemporer Korea Selatan sendiri berasal dari budaya tradisional Korea yang umum di kalangan suku-suku Korea awal.
Meskipun masuknya budaya asing, Korea telah mampu melestarikan budaya leluhurnya.
Menurut berbagai sumber di Soreang Journal, berikut ini adalah budaya Korea Selatan.
1. Kostum Hanbok

Hanbok umumnya memiliki warna cerah, garis sederhana, dan pakaian tradisional Korea tanpa kantong.
Hanbok, dikenakan oleh bangsawan atau bangsawan, menetapkan standar yang berbeda untuk orang biasa. Namun Hanbok tidak lagi menggunakan sistem itu.
Kostum tradisional ini digunakan untuk acara-acara khusus, dan kostum Hanbok memiliki banyak kegunaan umum.
Lebih umum bagi wanita untuk memakai sandal jepit atau sandal jepit atau sandal jepit.
Pria sering memakai topi atau kemeja sebagai aksesoris.
2. Hanok

Hanok adalah nama rumah tradisional Korea Selatan. Rumah ini memiliki gaya arsitektur dan tampilan artistik yang unik. Desain Hanok mencerminkan hubungan spiritual antara manusia dan alam.
Struktur bangunan memungkinkan kita untuk kembali ke kehidupan yang lebih sederhana dan damai.
Banyak bangunan di Korea Selatan yang mengadopsi konsep rumah Hanok, namun rumah tipe Hanok masih eksis hingga saat ini.
Untuk melindungi budaya ini, pemerintah Korea merenovasi banyak desa dengan banyak rumah Hanok.
Pemerintah Korea menganggapnya sebagai desa tradisional dan menggunakannya untuk pariwisata.
3. Makan kimchi.

Kimchi adalah sosis yang dicampur dengan cabai merah. Menu ini memiliki bumbu yang enak dan pedas.
Orang Korea menyukai kimchi dan cocok dengan ayam goreng. Itu sering dimakan dengan hidangan lain seperti bibimbap, dan sebenarnya hampir setiap hidangan mengandung kimchi.
Makanan sehat, termasuk kimchi. Makanan ini termasuk lactobacilli; Ini mengandung probiotik, khususnya, yang efektif dalam memulai metabolisme tubuh.
Ekstrak cabai yang digunakan dalam kimchi kaya akan nutrisi seperti vitamin A dan vitamin C.
Kimchi adalah anggota dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dia adalah anggota Asosiasi Sains dan Budaya. Dia adalah anggota dari Masyarakat untuk Sains dan Budaya. Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa Grup Sains dan Budaya Tidak mengherankan. Ini telah menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO ***
Baca Juga : 10 Tempat Wisata di Ubud
The post 3 Budaya Korea Selatan yang Masih Bertahan Hingga Saat Ini first appeared on Serba Serbi Korea.from Serba Serbi Korea https://ift.tt/6jBb0HR
via IFTTT